Inilah Negara yang Para Pekerjanya Paling Kurang Berlibur
Back

Inilah Negara yang Para Pekerjanya Paling Kurang Berlibur

Setiap orang membutuhkan liburan. Apalagi bagi mereka yang menghabiskan banyak waktunya untuk bekerja di kantor.

Menurut hasil penelitian, liburan wajib dilakukan oleh para pekerja. Sebab faktanya, banyak pegawai yang meningkat produktivitasnya usai berlibur.

Mengutip Lifehack.org, liburan nyatanya dapat mengembalikan fungsi jantung dan tekanan darah dalam keadaan normal.

Tahukah Anda, karyawan di negara mana yang kurang berlibur? Jika Anda berpikir Jepang, maka tebakan Anda tidak tepat.

Expedia, salah satu situs perjalanan terbesar di dunia pernah melakukan studi. Studi tersebut dilakukan terhadap 9.273 pekerja dari 26 negara di Asia Pasifik, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.

Ternyata, para pekerja di Korea Selatan hanya memanfaatkan 6 hari dari 15 hari jatah libur. Sedangkan Jepang memanfaatkan 12 hari dari 20 hari jatah libur.

Secara Global, rata-rata pekerja mendapatkan kurang dari 25 hari jatah libur termasuk hari libur nasional. Dari jumlah tersebut rata-rata hanya memanfaatkan 2 persen saja.

Fakta lainnya, rata-rata pekerja di Eropa justru memanfaatkan dengan baik jatah liburnya, seperti Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, Swedia, Denmark, dan Finlandia.

Dalam pandangan para pekerja secara global, sebanyak 19 persen mereka sengaja menabung hari libur mereka. Dan, dengan persentase yang sama, mereka mengatakan terlalu sibuk untuk mengambil hari libur.

Kemudian, sebanyak 17 persen mengatakan mereka mengalami masalah keuangan untuk berlibur. Lalu, sebanyak 7 persen mengatakan takut dicap negatif oleh perusahaan ketika mengambil libur.

John Morrey, Vice President Expedia.com, mengatakan, sebagian pekerja merasa baik-baik saja mengambil hak libur, sementara sebagian lagi justru merasa bersalah.

“Padahl work-life balance adalah hal yang penting. Tidak hanya memberi kesempatan pekerja menikmati kehidupan di luar kantor, namun juga mengisi ulang energi agar dapat lebih produktif ketika bekerja,” ungkapnya.

Comments (0)
Berikan Komentar Anda