Metode OKR: Rahasia Sukses Google
Back

Metode OKR: Rahasia Sukses Google

Saat Google masih berusaha kurang dari setahun, John Doerr, investor Google, menetapkan metode Objectives Key Results (OKR) dalam mengelola perusahaan. Hasilnya, Google pun menjadi salah satu perusahaan raksasa dunia.

Pada dasarnya, metode OKR telah diterpakan Intel sejak lama. Dan, Rick Klau, Mitra Google Ventures, membeberkan metode ini dalam presentasinya.

Pada dasarnya, metode OKR cukup sederhana. Anda harus menetapkan tujuan (objectives), dan selanjutnya siapkan target (key results). Yang perlu diingat, pasang target dalam bentuk kuantitatif (angka), sehingga setiap orang termotivasi.

Tujuan pun tidak boleh diuraikan secara kualitatif. Misalnya, ingin mengubah tampilan website lebih bagus dan menarik. Jauh lebih baik membuat ukuran, misalnya, kenaikan jumlah pengunjung atau peningkatan kecepatan website.

Klau, ketika bekerja di Google, menetapkan beberapa tujuan untuk setiap kuartal tertentu. Salah satunya adalah meningkatkan reputasi Blogger.com.

Meskipun, saat itu, Blogger.com sudah memiliki nama besar, namun perlahan namanya hilang ditelan Tumblr.

Klau membuktikan sistem OKR berhasil. Ia menambahkan, OKR merupakan metode terbaik setiap tahun bahkan terbaik selama bertahun-tahun. Lebih lanjut Klau menjelaskan, OKR tidak dapat diatur dan diterapkan dengan kaku, maka ia dapat dikembangkan setiap tahunnya.

Klau menambahkan, Google menerapkan OKR bukan hanya pada level perusahaan, melainkan pada level organisasi hingga personal.

Pada akhir kuartal, Anda juga harus menilai target atau ‘key result’ Anda. Menurut Klau, Google memiliki skala 0-1. Yang mesti diperhatikan, Google memiliki skala 0-1, namun tidak menargetkan angka 1. Asumsinya adalah itu akan membuktikan seberapa berat target Anda. Tetapi, jika mendapatkan nilai di bawah 0,4, maka Anda perlu untuk lebih serius melihat apa yang salah dengan proses kerja Anda.

Klau berpendapat, OKR tidak dijadikan bahan promosi kenaikan jabatan. Namun, perusahaan bisa mengetahui pencapaian karyawan melalui metode itu. Ia mengimbuh, jika ingin mendapatkan promosi, ia akan menerapkan sistem yang mudah ia akses untuk mencari tahu kontribusi karyawan.

 

Comments (0)
Berikan Komentar Anda