Cara Memberi Penilaian Terhadap Karyawan Tanpa Menjatuhkan Semangatnya
Back

Cara Memberi Penilaian Terhadap Karyawan Tanpa Menjatuhkan Semangatnya

Memberikan penilaian terhadap karyawan secara rutin sangat diperlukan perusahaan untuk mengetahui langkah strategis terkait produktivitas. Namun, apabila cara penyampaian penilaian salah, dapat berdampak pada penurunan motivasi serta semangat karyawan.

Menurut survei yang dilakukan Adobe, 72 persen karyawan di Amerika menganggap penilaian kinerja sebagai sesuatu yang membuang waktu. Bahkan, mereka sebagian besar menanggap hal itu tidak efektif dan dapat menurunkan semangat.

Sebenarnya dilema itu bisa diatasi dengan cara penyampaian penilaian yang tepat. Menurut IDTechinAsia, cara memberi penilaian terhadap karyawan berikut dapat dilakukan tanpa menjatuhkan semangatnya.

Baca juga: Anda Bisa Melakukan 5 Hal Ini agar Pulang Kantor Tepat Waktu

Fokus pada Situasi

Sering kali, penilaian terhadap karyawan hanya berdasarkan satu persoalan saja. Misalkan, ketika seseorang marah pada suatu situasi, maka ia akan dinilai sebagai seorang “temperamental” atau “pemarah”. Padahal, satu kejadian tak bisa dijadikan sebagai bahan kesimpulan terhadap kepribadian seseorang secara menyeluruh.

Penilaian serupa itu disebut penilaian disposisi, dan sangat rawan membuat seseorang tersinggung. Dan, penilaian yang baik seharusnya fokus pada perilaku, bukan pelaku. Jadi, dibandingkan Anda menilai seseorang sebagai “pemarah”, jauh lebih baik Anda menerangkan secara jelas mengenai perilakunya serta dampak yang dapat ditimbulkan dari perilakunya.

Berkomunikasi secara Manusiawi

Fokus pada angka dan target memang diperlukan, tetapi tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan. Karena selain itu, terdapat proses yang tidak bisa diabaikan. Pada dasarnya, penilaian merupakan suatu kesempatan bagi Anda untuk lebih mengenal karyawan.

Pada proses itu, Anda bisa menanyakan beberapa hal kepada karyawan. Misalnya, apa yang mereka pelajari? Apakah kendala yang ia hadapi? Apa target yang ingin ia buktikan?

Untuk melakukan itu, tentu saja Anda membutuhkan riset mengenai karyawan tersebut. Anda perlu melakukan komunikasi terhadap orang-orang disekitarnya dan kemudian membuat kesimpulan yang konstruktif.

Jangan Fokus pada Ancaman Kompensasi

Dalam memberikan penilaian, sebaiknya Anda jangan menekankan pada kompensasi. Karyawan yang mendapatkan ancaman kehilangan kesempatan promosi, terancam dipecat, dan sejenis lainnya, tentu akan kehilangan semangat dalam bekerja.

Buatlah penilaian yang fokus pada feedback. Selain itu, sebaiknya sebelum penilaian, Anda menjelaskan dulu fokus penilaian. Atmosfir penilaian yang menyenangkan, tentu akan membuat hal tersebut ditunggu-tunggu dan memicu persaingan sehat sesame karyawan.

Lakukan Sesuai Jadwal

Bagaimana pun dikemas, penilaian terhadap karyawan tetaplah sesuatu yang menegangkan. Maka, jika Anda sudah menetapkan jadwal, berpeganglah pada jadwal tersebut dan usahakan jangan menunda. Penilaian yang ditunda akan membuat seseorang cemas dan kehilangan gairah dalam bekerja.

Comments (0)
Berikan Komentar Anda