SAATNYA TERKONEKSI DENGAN BISNIS MASA DEPAN

Selamat datang di Conexus Solusi.

Kami akan membantu Anda menjalankan bisnis secara efektif dan efisien melalui digital platform solution berbasis cloud.

. Telusuri

conexus/’conex-us/

Anda, bisnis Anda, dan kami, akan selalu terkoneksi dalam solusi yang melibatkan gagasan, kreativitas, keinginan, harapan, dan impian untuk menciptakan masa depan bisnis terbaik sejak hari ini. Kita akan selalu terkoneksi, sebab kami Conexus Solusi.
. Telusuri
MENGAPA CONEXUS

BERPENGALAMAN

Anda akan bekerja sama dengan tim yang memiliki pengalaman beragam, semangat berinovasi, berkompetensi, serta berdedikasi dalam menciptakan solusi terbaik bagi kebutuhan Anda

KONSULTAN TERPERCAYA

Kami menggunakan teknologi berbasis web dengan teknologi PHP, Angular JS, MySQL dan sistem keamanan di layer aplikasi. Dengan SSL (HTTPS) certificate, produk kami menjamin keamanan dan kerahasiaan data ketika melakukan transaksi.

CLOUD SERVICE BASED

Sebagai anak perusahaan Datacomm, Cloud Service kami didukung oleh pusat data, pusat operasi jaringan, dan sistem keamanan kelas dunia, serta bersertifikasi ISO 27001:2013 untuk manajemen informasi keamanan.

METODE KERJA
PRODUK
Logo Digius

Digius adalah digital genius tes platform yang dapat membantu segala kebutuhan tes Anda secara efektif dan efisien.

Telusuri

KANTOR PUSAT

Grha Datacomm
Jalan Kapten Tendean, No. 18 A
Jakarta 12790
+6221 2997 9797

DEVELOPMENT CENTER

Jalan Mampang XI, No. 62
Jakarta 12790
+6221 2279 3320
E. hrd@conexus.co.id
E. info@conexus.co.id

HUBUNGI KAMI

BLOG

Saatnya Pelajari Mandarin Sebagai Bahasa Masa Depan

Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang mesti dikuasai pekerja profesional. Namun, jika Anda ingin mengingkatkan kembali kemampuan bahasa Anda, cobalah mempelajari bahasa Mandarin.

Emily Oster, seorang professor dari Brown University, mengatakan, Mandarin adalah bahasa masa depan dunia.

“Mandarin adalah bahasa ibu dari 14% penduduk dunia, dan sebagian dari mereka tidak bisa berbahasa Inggris,” ungkapnya.

Mandarin adalah bahasa yang digunakan lebih 1 miliyar orang. Selain itu, negara Tiongkok juga diprediksi akan menjadi negara superpower dalam perekonomian pada 2020.

Berbahasa Mandarin juga dapat meningkatkan nilai jual seorang pekerja di mata perusahaan. Berdasarkan hasil riset, rasio perusahaan yang menginginkan pekerja berbahasa Mandarin meningkat hingga 35 persen.

Robert DeKeyser, seorang profesor bidang bahasa kedua, mengatakan, seorang dewasa tidak bisa belajar bahasa kedua layaknya anak-anak.

“Anak-anak bisa memahami garis besar bahasa tanpa perlu mengetahui aturannya. Sebaliknya, orang dewasa mesti belajar aturannya terlebih dahulu sebelum mempelajari seluruh bahasa,” ungkapnya.

Melansir PortalHR.com, rupanya perusahaan di China tidak mensyaratkan karyawannya bisa berbahasa Mandarin dengan lancar. Beberapa perusahaan China justru mencari karyawan yang memiliki ragam pendidikan dan pengalaman. Dan, akan menjadi nilai plus jika memiliki pengalaman di perusahaan multinasional.

Baca

Cari Tahu Tentang Daniel Zhang: Sosok Pengganti Jack Ma di Alibaba

Pada 10 September 2018, Jack Ma, CEO Alibaba Group, telah menunjuk seseorang untuk menggantikan posisinya. Jack Ma memang sudah mengungkapkan akan mundur dari kepemimpinan E Commerce raksasa dari Cina itu pada September 2019 nanti.

Pria yang ditunjuk Jack Ma bernama Daniel Zhang. Kini, Zhang akan menjadi pemimpin sebuah perusahaan bernilai US$418 miliar.

Daniel Zhang telah bergabung di Alibaba sejak tahun 2007 dan telah menjadi CEO sejak 2015.

Ternyata, para karyawan di Alibaba memiliki julukan pada rekannya sesuai dengan tokoh fiksi cerita Tiongkok. Tak terkecuali Daniel, ia mendapatkan julukan Xiaoyao zi, seorang lelaki tangguh pemimpin kelompok Xiaoyao.

“Daya analisis Zhang tak tertandingi. Ia pun memegang teguh misi dan visi perusahaan, serta memikul tanggung jawab dengan penuh semangat. Selain itu, ia juga mempunyai keberanian berinovasi dan menguji coba berbagai model bisnis baru.” Ungkap Ma.

Sebelum bergabung dengan Alibaba, Daniel Zhang merupakan Chief Financial Officer (CFO) Shanda Interactive. Perusahaan itu merupakan penguasa industri game di China. Selain itu, ia merupakan mantan manajer senior di perusahaan konsultan PricewaterhouseCoopers (PwC).

Zhang juga merupakan orang yang mengembangkan bisnis TMall, marketplace yang fokus menjual barang-barang bermerek. Model bisnis itu memang berseberangan dengan Taobao milik Alibaba, yang dipersepsikan banyak menjual barang palsu.

Zhang juga merupakan sosok penting di balik kampanye belanja tahunan “Singles’ Day” yang jatuh pada 11 November.

Pada tahun 2010, Zhang juga memimpin transformasi TMall dari perangkat PC ke perangkat mobile. Pada 2015, ia juga menjadi tokoh kunci pengembangan Hema, supermarket milik Alibaba.

Sumber foto: Alzila.com

Baca

Prinsip 5W 1H Bagi Manajer untuk Menyampaikan Berita Buruk

Seorang manajer memiliki tugas berat dalam menjaga motivasi timnya. Tekadang, manajer bukan hanya harus menyampaikan berita baik, tetapi juga berita buruk.

Dalam menyampaikan berita buruk, seorang manajer harus mampu menjaga timnya agar tetap termotivasi.

Tak jarang, seorang manajer mesti menyampaikan keputusan permberhentian karyawan. Pada kondisi seperti itu, ia mesti cermat dalam menyampaikan kabar agar tidak menyakiti karyawannya.

Melansir tulisan PortalHR.com, dalam menyampaikan berita buruk, seorang manajer idealnya bisa menerapkan prinsip 5W + 1H.

Prinsip 5W + 1H sebenarnya adalah prinsip yang digunakan oleh jurnalis dalam membuat berita. Namun, rupanya prinsip tersebut bisa diterapkan dalam konteks apa pun, termasuk penyampaian kabar buruk.

Pertama, W atau Who. Seorang manajer adalah penyampai pesan itu sendiri. Ada baiknya, ia tidak menggunakan pihak lain dalam menyampaikan pesan, sebab memberi kesan tidak menghargai bagi karyawan.

Kedua, W atau What. Pesan harus disampaikan dengan jelas. Jangan menimbulkan persepsi beragam dalam pesan yang disampaikan. Perhatikan pula gestur dalam penyampaian pesan. Gestur yang baik akan menunjukkan empati seseorang dalam sebuah peristiwa yang tidak menyenangkan.

Ketiga, W atau Where. Lokasi penyampaian pesan juga sangat berpengaruh dalam memberikan kabar buruk. Hindari menyampaikan pesan melalui email atau telepon. Jauh lebih baik komunikasi dilakukan secara langsung melalui tatap muka.

Keempat, W atau When. Waktu yang tepat adalah kunci dari keberhasilan penyampaian pesan. Hindari waktu pagi hari, atau hari di mana karyawan mendapatkan kabar buruk. Seorang manajer juga bisa bertanya pada rekan karyawan tersebut kapan waktu yang tepat.

Kelima, W atau Why. Jangan lupa berikan alasan yang paling bisa diterima. Jangan menyampaikan alasan klise yang justru bisa menimbulkan ragam persepsi.

Keenam, H atau How. Pilih setiap kata dengan cermat dan bijak. Cara penyampaian bisa disesuaikan dengan karakteristik karyawan bersangkutan atau kedekatan antara seorang manajer dengan karyawan tersebut.

Baca